Revolusi Industri

Revolusi ini merupakan revolusi yang benar-benar berazas pada industri sesuai dengan pernyataan dari Burns, Lerner, Meachan dalam bukunya Western Civilization "There have been many revolution in industry during the history of Western Civilization, and there will undoubtely be many more Periods of rapid technological change are often called revolutions and justifiably so. But, there is one Industrial Revolution. Occuring during the hundred years after 1780, it witnessed the first breaktrough from a rural handicraft economy to one dominated by urban, machine-driven manufacturing". (Burns. Lerner. Meachan, 1984 : 716)

Industrialisasi pertama kali berjalan di Inggris dikarenakan persediaan arang (batu bara) dan besi yang banyak dan mudah dikembangkan dan membuat Inggris menjadi negara metalurgi dan pertambangan. Pada awalnya revolusi industri di Inggris ditunjang oleh sistem transportasi kanal dan jalan-jalan tol yang telah dibangun oleh para pengusaha swasta agar mendapat keuntungan dalam bisnis mereka. Selain itu Inggris memiliki kelompok buruh pertani yang tidak mampu lagi mencari nafkah di negeri itu.

Inggris memiliki modal untuk berinvestasi di dalam industri-industri baru. Dana ini berasal dari para tuan tanah (manor) yang kaya akibat perdagangan. Para Manor ini biasanya adalah bangsawan yang memiliki lahan pertanian yang luas yang kemudian beralih menjadi lahan industri. Suku bunga atas pinjaman jatuh pada abad kedelapan belas, merangsang investasi. Kelas menengah memperluas ketersediaan pasar dalam negeri untuk industri-industri yang muncul. Koloni-koloni diluar negeri dibentuk untuk memperluas pangsa konsumen bagi industrialisasi. Negara koloni juga dieksploitasi sumber daya alamnya (bahan-bahan mentah) yang dipakai dalam proses industrialisasi.

Perubahan di bidang teknologi yang dirasakan antara lain, ditemukannya mesin penenun kain oleh John Kay tahun 1733 yang memungkinkan kenaikan dalam produksi kain. Kemudian mesin ini disempurnakan oleh James Hargreaves pada tahun 1768. Kemudian terus dikembangkan hingga akhirnya muncul mesin penenun karya Richard Arkwright dan Samuel Compton (1779) yang mengakibatkan semakin cepatnya proses pemintalan dan penenunan dengan menggunakan tenaga air pada alat penenun.

Mesin ciptaan Arkwright merupakan awal mula perkembangan sebuah pabrik. Karena msein ini digerakkan oleh tenaga air maka industri-industri ini pada awalnya berkembang didaerah aliran sungai. Sehingga kota-kota baru tumbuh di daerah yang dekat dengan air.

Munculnya mesin uap yang dikembangkan oleh James Watt seorang Skotlandia pada tahun 1760-an menyebabkan peralihan industri-industri dari daerah dekat aliran air. Hal ini disebabkan karena mesin uap digerakkan oleh arang atau kayu, sehingga pabrik-pabrik tidak terbatas didaerah yang dekat aliran air.

Munculnya industri besi akibat efek dari mesin uap. Mesin uap terbuat dari logam yang kuat untuk menahan daya-daya yang dibangkitkan oleh sumber tenaga yang lebih kuat dari air. Sehingga pada 1780-an dibuat mesin dari besi tempaan, dan muncul baja yang lebih kuat dari besi pada tahun 1860-an.

Industri besi menyababkan permintaan batu bara menjadi semakin besar untuk bahan bakar tungkunya. Karena mesin uap memungkinkan terjadinya pemompaan air lebih cepat dan lebih dalam, tambang dibuat semakin dalam untuk mengambil lapisan-lapisan yang kaya dengan mineral.

Kemudian muncul proses-proses pengubahan besi menjadi logam dengan cara penghilangan dengan cepat unsur-unsur yang tak murni di dalam besi yang ditemukan oleh Henry Bassemer (1856). Kemudian digantikan oleh temuan William Siemens dan Pierre dan Emile Martin yang menyebabkan baja begitu murah dan dengan cepat menggantikan besi di dalam industri karena ketahanannya.

Munculnya mesin uap yang ditemukan oleh James Watt mengakibatkan perubahan dalam transportasi. Munculnya jalur kereta api antara Manchester dan Liverpool memicu pembangunan jalur kereta api serupa di berbagai belahan dunia. Kemudian munculnya kapal bertenaga mesin uap juga mengubah transportasi di jalur laut sehingga kapal-kapal dengan layar mulai tergusur oleh kapal bermesin.

Revolusi industri di Inggris juga mengubah masyarakat. Banyak terjadi urbanisasi yang mengakibatkan membeludaknya warga di daerah perkotaan. Kota-kota industri berkembang pesat namun terkendala dibidang sanitasi dan perumahan yang kumuh milik kelas pekerja atau buruh pabrik. Akibatnya yang kaya maupun miskin juga saling terkena penyakit.

Revolusi industri juga mendorong terjadinya perubahan dalam struktur sosial masyarakat. Revolusi industri membuat golongan kaum borjuis semakin berkembang dan golongan kaum borjuis paling kaya adalah bankir, pemilik pabrik dan tambang serta para pedagang.

Kehidupan kelas perkerja saat terjadi revolusi industri sangatlah tidak mudah. Jam kerja mereka sangat panjang setiap hari. Bayaran pekerjaan mereka lebih tinggi daripada bertani namun standar kehidupan mereka lebih rendah.

Kondisi tempat kerja sangat buruk seperti tempat tinggal mereka. Pabrik begitu kotor dan panas serta tidak ada ventilasi. Pekerjaan mereka sangat lama dan begitu melakukan kesalahan akan dihukum oleh mandor.

Akibatnya muncul sebuah pembaharuan dalam bidang industri yang disebabkan oleh sejumlah anggota parlemen yang mendesak agar dilakukan pembaharuan. Tahun 1828, parlemen mencabut undang-undang abad ketujuh belas. Tahun 1833, perbudakan dihapus oleh parlemen di wilayah Inggris (Britania). Dan yang membuat para pekerja lega adalah ketika Parlemen mengesahkan Undang-undang Pabrik (1833) yang mengesahkan bahwa anak yang berada di bawah umur 13 tahun tidak boleh bekerja lebih dari 9 jam sehari dan tidak ada yang boleh bekerja antara usia 13-18 tahun 69 jam tiap minggu. Parlemen juga melarang anak usia dibawah 10 tahun bekerja di pertambangan.

Undang-undang 1847 menetapkan bahwa anak laki-laki dan perempuan di bawah 18 tahun tidak boleh bekerja lebih dari 10 jam tiap hari. Pada awalnya ini ditentang oleh para pekerja karena dianggap merugikan mereka dalam memperoleh pendapatan lebih. Namun akhirnya mereka menyetujui.

Tahun 1833, Parlemen menyisihkan sebagian kecil dana untuk pendidikan dasar. Undang-undang Pendidikan 1870 memberikan kewenangan kepada daerah unjtuk membangun sekolah-sekolah dasar. Pada 1891, sekolah-sekolah dasar ini menjadi gratis.

Revolusi industri memunculkan dua paham teori baru yaitu Liberalisme dan Sosialisme terkait dengan sikapnya terhadap perekonomian rakyat. Hingga sekarang masih terjadi pertentangan akibat paham Liberalisme dan Sosialisme. Misalnya ketika Uni Soviet (Sosialisme) bertentangan dengan Amerika Serikat (Liberalisme).

Dampak lain revolusi industri adalah rusaknya alam sekitar dalam kehidupan manusia. Polusi berkembang pesat dengan adanya revolusi indsutri terkait dengan penggunaan batu bara sebagai bahan bakar. Penambangan batu bara, besi, dan mineral serta logam-logam yang lain membuat kondisi alam memburuk. Karena pada dasarnya logam dan batubara tidak bisa diciptakan oleh manusia. Punahnya beberapa spesies hewan juga terjadi akibat adanya revolusi industri, misalnya kupu-kupu Biston Betalurria warna cerah (Putih).

Dampak revolusi juga terjadinya perlombaan dalam pengembangan senjata. Hal ini mengakibatkan terjadinya persaingan terbuka yang membuat perang terjadi di wilayah Eropa dan dampaknya dirasakan hingga hampir ke seluruh penjuru dunia.

Literatur:

📓. Barfield Owen. 1967. History In England Woros. Barrington: Lindisfarne Book.

📓. Burns, Lerner. 1984. Meachan Western Civilization.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gitar Relic?

SABATON – Swedish Metal Yang Kece Punya

Go and Visit ASEAN ''Malaysia, Singapore and Thailand''