Apasih "PSIKOLOGI" itu? Dan Apa Manfaat nya?

📖 Manusia adalah mahluk sosial, yang kesehariannya selalu berintraksi dengan mahluk lainnya. Baik itu sesama manusia atau lingkungan sekitar nya. Dari sifat sosialnya inilah yang membawa pengaruh terhadap berbagai aspek dari kehidupannya, disadari ataupun tidak disadari, misalnya: orang tua kita dalam mendidik kita kadang terpengaruh oleh orang tuanya ketika mendidiknya, atau seorang guru yang menganut faham gurunya dalam mendidik muridnya.

Dari pengaruh itulah, kadang tanpa disadari kita telah mempelajari psikologi. Yang mana psikologi adalah disiplin ilmu yang didalamnya mempelajari sesuatu yang berhubungan dengan perilaku. Maka sudah sewajarnya kalau Rita L. Atkinson mengatakan kalau "Tidak ada orang pada saat yang mengaku tidak mengenal psikologi". 

📖 "Psikologi" berasal dari kata Yunani "psyche" yang artinya jiwa, dan "logos" yang artinya ilmu pengetahuan. Jadi secara etimologi (menurut arti kata) psikologi artinya ilmu yang mempelajari tentang jiwa, baik mengenai macam-macam gejalanya, prosesnya maupun latar belakangnya, atau disebut dengan ilmu jiwa. Berbicara tentang jiwa, terlebih dahulu kita harus dapat membedakan antara nyawa dengan jiwa. 

📓 Nyawa adalah daya jasmaniah yang adanya tergantung pada hidup jasmani dan menimbulkan perbuatan badaniah, yaitu perbuatan yang di timbulkan oleh proses belajar. 

Misalnya: insting, refleks, nafsu dan sebagainya. Jika jasmani mati, maka mati pulalah nyawanya. 

📓 Sedang jiwa adalah daya hidup rohaniah yang bersifat abstrak, yang menjadi penggerak dan pengatur bagi sekalian perbuatan-perbuatan pribadi (personal behavior) dari hewan tingkat tinggi dan manusia. Perbuatan pribadi adalah perbuatan sebagai hasil proses belajar yang di mungkinkan oleh kondisi jasmani, rohani, sosial dan lingkungan. Proses belajar adalah proses untuk meningkatkan kepribadian (personality) dengan jalan berusaha mendapatkan pengertian baru, nilai-nilai baru, dan kecakapan baru, sehingga ia dapat berbuat yang lebih sukses, dalam menghadapi kontradiksi-kontradiksi dalam hidup. 

Jadi jiwa mengandung pengertian-pengertian, nilai-nilai budaya dan kecakapan-kecakapan (Agus Sujanto, 2001: 1).

📖 Psikologi sendiri memiliki banyak pengertian, diantaranya:

1. Menurut Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Psikologi adalah ilmu yang terkait dengan proses-proses mental baik normal maupun abnormal dan pengaruhnya pada prilaku. 

2. Menurut Ernest Hilgert (1957) psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan lainnya. 

3. Menurut George A, Miller psikologi adalah ilmu yang berusaha menguraikan, meramalkan dan mengendalikan peristiwa mental dan perilaku. 

4. Menurut Clifford T. Morgan psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan.

5. Menurut Chaplin psikologi adalah ilmu pengetahuan tentang prilaku manusia dan hewan, juga penelitian terhadap organisme dalam segala ragam dan kerumitannya ketika mereaksi arus dan perubahan lingkungan dan peristiwa-peristiwa kemasyarakatan yang mengubah lingkungan. 

6. Menurut Dr. Singgih Dirgagunarsa, psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia. 

7. Menurut Plato dan Aristoteles, psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hakekat jiwa serta prosesnya. 

📖 Pengertian psikologi diatas menunjukkan beragamnya pendapat para ahli psikologi. Perbedaan tersebut bermuasal pada adanya perbedaan titik berangkat para ahli dalam mempelajari dan membahas kehidupan jiwa yang kompleks ini. Dan dari pengertian tersebut paling tidak dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari semua tingkah laku dan perbuatan individu, dimana individu tersebut tidak dapat dilepaskan dari lingkungannya.

OBYEK DAN RUANG LINGKUP PSIKOLOGI 📚📚📚

Objek Psikologi dibagi menjadi 2, yaitu: 

1. Objek Material 

📖 Objek Material adalah sesuatu yang dibahas, dipelajari atau diselidiki, atau suatu unsur yang ditentukan atau sesuatu yang dijadikan sasaran pemikiran, objek material mencakup apa saja, baik hal -hal konkret (kerohanian, nilai-nilai, ide-ide). Objeknya yaitu manusia (Alex Sobur, 2003: 41). 

2. Objek Formal 

📖 Objek formal adalah cara memandang, cara meninjau yang dilakukan oleh seorang peneliti terhadap objek materialnya serta prinsip-prinsip yang digunakannya. Objek formal juga digunakan sebagai pembeda ilmu yang satu dengan ilmu yang lain (psikologi, antropologi, sosiologi, dan lain-lain). Objeknya yaitu dari segi tingkah laku manusia, objek tersebut bersifat empiris atau nyata, yang dapat diobservasi untuk memorediksi, menggambarkan sesuatu yang dilihat. Caranya melihat gerak gerik seseorang bagaimana ia melakukan sesuatu dan melihat dari matanya (ibid, 2003: 42).

RUANG LINGKUP PSIKOLOGI 📚📚📚

Dalam hal ini Psikologi dibedakan menjadi dua, yaitu: 

1.Psikologi Umum 

📖 Psikologi umum adalah psikologi yang menyelidiki dan mempelajari kegiatan-kegiatan atau aktifitas-aktifitas psikis manusia pada umumnya yang dewasa, yang normal, dan yang beradab (berkultur) (Agus Sujanto, 2001 : 41).

2.Psikologi Khusus 

📖 Psikologi khusus adalah psikologi yang mempelajari perilaku individu dalam situasi-situasi khusus. Psikolgi khusus ini meliputi berikut ini (Alex Sobur, 2003: 57). 

A. Psikologi Perkembangan 

📓 Psikologi Perkembangan adalah psikologi yang membicarakan perkembangan psikis manusia dari masa bayi sampai masa tua. Objek psikologi perkembangan adalah perkembangan manusia sebagai person; artinya, masyarakat hanya merupakan tempat berkembangnya person tersebut. Psikologi perkembangan ini mencakup: psikologi anak (termasuk masa bayi), psikologi puber dan adolensi (psikologi pemuda), psikologi orang dewasa, dan psikologis orang tua. 

B. Psikologi Social 

📓 Psikologi yang khusus membicarakan tentang tingkah laku atau aktivitas-aktivitas manusia dalam hubungannya dengan situasi sosial. 

C. Psikologi Pendidikan 

📓 Psikologi Pendidikan adalah sub disiplin psikologi yang mempelajari perilaku individu dalam situasi pendidikan, yang meliputi pula pengertian tentang proses belajar dan mengajar. 

D. Psikologi Kepribadian dan Tipologi 

📓 Psikologi Kepribadian dan tipologi adalah psikologi yang menguraikan tentang struktur kepribadian manusia sebagai suatu keseluruhan, dan jenis-jenis atau tipe-tipe kepribadian. 

E. Psikopatologi 

📓 Psikopatologi adalah psikologi yang khusus mempelajari kegiatan atau perilaku individu yang abnormal (tidak normal). 

F. Psikologi Diferensial dan Psikodiognostik 

📓 Psikologi ini menguraikan perbedaan-perbedaan antarindividu dalam taraf inteligensi, kecakapan, cirri-ciri kepribadian lainnya, dan tentang cara-cara guna menentukan perbedaan-perbedaan tersebut. 

G. Pesikologi Criminal 

📓 Psikologi Criminal adalah psikologi yang khusus berhubungan dengan tindak kejahatan atau kriminalitas. 

H. Parapsikologi 

📓 Parapsikologi adalah subdisiplin psikologi yang mempelajari fenomena supermormal dengan alat-alat eksperimen atau alat-alat sistematis lain. 

I. Psikologi Komparatif 

📓 Psikologi Komparatif adalah psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia yang dibandingkan dengan hewan, atau sebaliknya. 

J. Psikologi penyesuaian 

📓 Psikologi Penyesuaian adalah suatu cabang psikologi yang menggambarkan sejumlah cabang ilmu lainya, psikologi perkembangan, klinis, kepribadian, social, dan eksperimental. (ibid, 2003: 58)

Kesimpulan:

📚 Pada garis besarnya orang mempelajari ilmu jiwa (psikologi) adalah menjadikan manusia supaya hidupnya menjadi lebih baik, bahagia dan sempurna.

Betulkah demikian? Memang, karena ilmu psikologi ternyata telah memasuki bidang-bidang yang banyak sekali. Banyak persoalan-persoalan yang dapat dibantu dan diselesaikan oleh ilmu psikologi, misalnya persoalan-persoalan manusia yang hidup di pabrik, di sekolah, disawah, di kantor, dan dimanapun kita berada. 

Dari uraian tulisan ini dapat kita ambil kesimpulan bahwa manfaat mempelajari ilmu psikologi adalah sebagai berikut: 

1. Untuk memperoleh paham tentang gejala-gejala jiwa dan pengertian yang lebih sempurna adalah tentang tingkah laku manusia. 

2. Untuk mengetahui perbuatan-perbuatan jiwa serta kemampuan jiwa sebagai sarana untuk mengenal perilaku manusia. 

3. Untuk mengetahui penyelenggaraan pendidikan dengan lebih baik. 

4. Supaya tidak ragu-ragu lagi mengubah cara hidup, perilaku, dan pergaulan dalam masyarakat. 

5. Menjadikan kehidupan yang lebih baik, bahagia dan sempurna.

Referensi:

📙 Ahmadi, Abu. 1991. Psikologi Umum. Semarang: Rineka Cipta 

📘 Poernadarminta. 1984. Kamus Umum Bahasa Indonesia.Jakarta: PN. Balai Pustaka 

📗 Rama, Tri. 2001. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia.Surabaya: Karya Agung 
Sobur

📚 Alex. 2003. Psikologi Umum. Bandung: CV. Pustaka Setia 

📚 Sujanto, Agus. 2001. Psikologi Umum. Jakarta: Bumi Aksara 

Semoga Bermanfaat.📕

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gitar Relic?

SABATON – Swedish Metal Yang Kece Punya

Go and Visit ASEAN ''Malaysia, Singapore and Thailand''